Cara Anda Mendukung SOMBA

Siapa Pendukung SOMBA?

Menarik untuk dikatakan disini, bahwa dari informasi para teman-teman SOMBA di Facebook yang menjadi anggota Group SOMBA dan Komunitas Pendukung SOMBA, kita ketahui bahwa mereka datang dari berbagai latar belakang suku, agama, profesi dan tempat domisili yang berbeda-beda. Pertanyaannya adalah, mengapa mereka mendukung SOMBA? Atau lebih tepat, mengapa mereka diajak untuk mendukung SOMBA?

Begini : Ada tiga kelompok pendukung SOMBA dengan sasaran yang bersifat domestik, regional dan nasional. Pertama, Komunitas Boven Digoel dan Papua Selatan. Mereka diajak bergabung dengan SOMBA untuk menata Boven Digoel dan Papua Selatan secara lebih baik. Boven Digoel merupakan pecahan dari kabupaten Merauke maka komunitas Papua Selatan yang ada di Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel mempunyai tanggungjawab yang sama terhadap percaturan politik di empat kabupaten tersebut. Hal ini juga untuk menepis isu-isu bernafaskan sukuisme yang ditiup oleh para musuh rakyat untuk memecahbelah rakyat mengikuti pemisahan kabupaten secara geografis.

Kedua, Kami mengajak Komunitas Papua secara umum untuk bergabung dengan SOMBA. Mengapa? Karena Otonomi Khusus telah diterjemahkan secera keliru sehingga banyak terjadi penerapan paham etnosentris yang mengarah kepada perpecahan Komunitas Papua berdasarkan prasangka-prasangka agama (Katolik, Islam, Kristen), kawasan (Utara, Selatan, Peg. Tengah, Kepala Burung) dan rasial (Papua Asli, Peranakan, Amber/pendatang). Dengan keterlibatan komunitas Papua untuk memantau proses Pilkada di Boven Digoel maka diharapkan terjadi sebuah kontrol publik secara transparan dan demokratis.

Ketiga, kami mengajak Komunitas Indonesia, bukan Orang Papua, yang berdomisili di tempat lain (Sabang-Ambon) untuk turut memantau proses Pilkada di Boven Digoel dengan memberi masukan yang konstruktif. Boven Digoel merupakan salah satu Serambi Indonesia di bagian timur yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Banyak pejuang Indonesia yang dibuang ke Boven Digoel pada jaman Belanda dan beberapa catatan sejarah menyebutkan, bahwa inspirasi akan Indonesia yang merdeka muncul dalam pikiran para pejuang Indonesia ketika mereka ada di Boven Digoel : Hatta, Syahrir, Sayuti Melik, Ali Archam, dll. Sebagai sebuah kabupaten yang berbatasan dengan negara lain, Boven Digoel harus ditata secara baik. Saat ini kita patut merasa malu karena kasus korupsi di Boven Digoel menjadi bahan pembicaraan sehari-hari masyarakat Papua Nugini di Western Province. Keterlibatan masyarakat Indonesia dalam mendukung SOMBA sangat dibutuhkan dari sisi ini.

Cara Anda Mendukung SOMBA

Pasangan Songmen-Heremba (SOMBA) membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk dapat menang dalam Pilkada Boven Digoel 2010 ini dan dengan kekuasaan pilitik dan pemerintahan yang ada  di tangan, SOMBA bisa bersama-sama segenap Rakyat Boven Digoel mewujudnyatakan program-program kerja yang tertuang dalam Visi & Misi. Dukungan dari berbagai pihak dapat kita  kelompokkan menjadi dukungan langsung dan dukungan tidak langsung. Dukungan langsung adalah dukungan yang nyata dalam bentuk : (1) suara dalam Pilkada Boven Digoel tanggal 31  Agustus 2010 di Wilayah Hukum Kabupaten Boven Digoel; (2) mengawasi dan mengikuti proses perhitungan suara sampai pleno oleh KPU Boven Digoel; (3) membantu SOMBA dalam segala  proses hukum apabila ada kecurangan dalam Pilkada yang merugikan Pasangan SOMBA; (4) membantu menjaga stabilitas Boven Digoel pada masa Kampanye, Pencoblosan, Perhitungan Suara,  Pleno Hasil dan Pengumuman Hasil. Dukungan langsung seperti ini mengharuskan si pemberi dukungan secara fisik ada di Boven Digoel.

Sedangkan dukungan tidak langsung adalah dukungan dalam  bentuk : (1) memberikan masukan, saran dan kritik membangun terhadap Pasangan SOMBA melalui Blog SOMBA, E-Mail, SMS,  Facebook , Twitter dan Kronologger; (2) menyarankan atau mengajak para pemilih, saudara, teman, berdasarkan pertimbangan rasional setelah mempelajari Visi & Misi SOMBA, untuk memilih dan  memenangkan Pasangan SOMBA; (3) membantu menyebarluaskan postingan Blog SOMBA melalui internet atau print-out secara offline; (4) menyarankan teman lain untuk bergabung dengan  Group SOMBA maupun Komunitas SOMBA di Facebook; (5) menyebarluaskan dan melanjutkan pesan-pesan SOMBA yang diposting via Twitter.Com dan Kronologger.Com maupun SMS; (6) membantu SOMBA dalam segala proses hukum apabila ada kecurangan dalam Pilkada yang merugikan Pasangan SOMBA; (7) membantu menjaga stabilitas Boven Digoel pada masa Kampanye, Pencoblosan,  Perhitungan Suara, Pleno Hasil dan Pengumuman Hasil. Dukungan tidak langsung mengisyaratkan  bahwa si pemberi dukungan tidak harus ada di Boven Digoel.

Berkat kemajuan tekonolgi saat ini, pesan-pesan SOMBA dapat dibaca langsung di layar Hand Phone, tanpa harus membuang banyak biaya. Tim SOMBA sudah bisa memastikan bahwa  pesan-pesan SOMBA berupa Visi & Misi, Klarifikasi, Komitmen dan beberapa item postingan lain, sudah dibaca di Kepi, Bade, Agats, Getentiri, Assikie, Tanah Merah, Oksibil dan  beberapa wilayah lain yang terpencil. Hal ini bisa kita syukuri sebagai sebuah peluang yang muncul sebagai dampak positif dari kemajuan tekonologi yang semakin pesat. Sedangkan  beberapa wilayah yang masih “gelap” seperti Mindiptana, Kouh, Fofi, Yaniruma, Waropko, dll, terpaksa Tim SOMBA menempu cara-cara manual dan hal ini sudah menunjukkan hasil yang  maksimal. Sementara untuk kota-kota besar seperti Merauke, Jayapura, dll, tidak ditemui masalah karena jaringan internet dari yang murah sampai gratis bertebaran di mana-mana dan  Blog SOMBA selalu dikunjungi.

Tanggungjawab kita  yang paling berat adalah setelah Pasangan SOMBA terpilih nanti, maka semua energi harus kita peras untuk mengambil intisarinya berupa SDM yang berkualitas dengan moral yang baik, agar kita bisa membangun Boven Digoel secara manusiawi, agar tidak ada lagi segelintir orang yang hidup berkecukupan dengan hasil manipulasi uang rakyat, sementara mayoritas rakyat menderita diatas tanah tumpah darahnya yang kaya-raya; agar tidak ada lagi tangisan dan air mata penderitaan akibat sarana kesehatan yang tidak memadai sehingga penyakit ringan bisa membawa kematian; agar tidak ada lagi beban hidup yang terasa berat diatas dana Otsus yang melimpah; dan seterusnya.*** | Download File Versi PDF |

Pos ini dipublikasikan di Klarifikasi dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Cara Anda Mendukung SOMBA

  1. kepemimpinan merupakan penentu keberhasilan/eksistensi suatu bangsa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s