KPUD Boven Digoel Diminta Berpegang pada Aturan dan Etika

Boven Digoel – Calon Bupati Boven Digoel, Xaverius T. Songmen mengharapkan agar proses penghitungan hasil Pemilukada yang sedang berlangsung saat ini mulai dari TPS kemudian KPPS dan tingkat PPD untuk dilakukan secara jujur dan transparan. ‘’Harapan saya agar penghitungannya dilakukan secara jujur dan transparan kemudian penyelenggara terutama KPU tetap berpegang pada aturan-aturan dan etika penyelenggaraan pemilukada. Tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun,’’ kata Songmen kepada wartawan di Tanah Merah, Kamis (2/9) kemarin.

Selain itu, mantan Kepsek SMAN I Merauke itu mengharapkan hasil perolehan suara yang masuk dari KPPS ke PPD merupakan hasil murni dan diharapkan diumumkan kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa mengetahui figure dan calon siapa yang dikehendaki oleh rakyat untuk ditetapkan.

“Sekali lagi kami harapkan tidak boleh ada intervensi dari manapun ke KPU,” katanya. Dalam hal pemungutan suara yang digelar 31 Agustus lalu, bagi Songmen, dari sisi keamanan sudah berjalan dengan baik dan berlangsung dengan lancar. Hanya saja, lanjutnya, terjadi kejanggalan-kejanggalan sampai pada pendistribusian kartu pemilih kepada pemilih. Ini karena menurut dia, masih banyak warga yang belum dapatkan kartu pemilih sesuai yang terdaftar dalam DPT dan ada pula yang kartu pemilihnya tidak prosedural dalam arti KPU menyerahkan kepada PPS.

“Mungkin yang lebih tepat itu diserahkan kepada RT-RT untuk dibagikan karena RT-lah yang lebih tahun warganya, namun tidak dilakukan KPU,” jelasnya. Selain itu, sambung Songmen, menyangkut penjelasan coblos tembus. KPU, katanya, terlambat dalam memberikan informasi itu kepada petugas PPS sehingga ada TPS yang sudah melakukan penghitungan baru menerima informasi itu. “Sehingga coblos tembus, ada TPS yang menyatakan sah tapi ada yang tetap menyatakan tidak sah. Jadi tidak seragam. Tentunya, itu dapat merugikan setiap kandidat,” terangnya.

Soal terjadinya pelanggaran-pelanggaran dalam Pemilukada itu, menurut Songmen akan disampaikan pihaknya saat pleno tingkat kabupaten nanti. Karena saat ini jelas dia, sedang dilakukan pengumpulan data dari TPS, KPPS kemudian ke PPD. “Meyangkut pelanggaran-pelanggaran akan dikemukakan oleh kandidat-kandidat yang merasa dirugikan,” terangnya.

Terkait dengan perolehan suara saat ini, Songmen mengaku sementara perolehan suara saling mengejar antara nomor urut 1 dengan nomor urut 2. “Memang terjadi persaingan ketat di situ antara nomor urut 1 dan saya di nomor urut 2. Tapi saya pikir itu wajar-wajar saja karena penghitungan belum selesai dan masih ada beberapa TPS yang belum menghimpun suaranya. Secara pribadi memang saya harapkan sebagai pemenang. Tapi kalau faktanya nanti lain kita tinggal tanyakan kepada masyarakat nanti,” tambahnya. (Sumber : Cenderawasih Pos via Merauke Pos)

Pos ini dipublikasikan di Laporan Pilkada dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s