Polisi dan Ketua KPUD Boven Digoel Usir Para Saksi

Berbagai kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada Boven Digoel 31 Agustus 2010 lalu terus dilanjutkan dalam proses perhitungan suara yang penuh dengan manipulasi yang jelas-jelas menguntungkan Pasangan Nomor Urut 1 (Yusak Yaluwo – Yesaya Merasi).  Akses para saksi Pasangan Nomor Urut 2 (XT Songmen – Eksan Heremba), Pasangan Nomor Urut 3 (Simon Siwoya – Paulinus Wanggimop) dan Pasangan Nomor Urut 4 (Marselino Yomkondo – Edward Haurissa) memang dibatasi secara terang-terangan untuk tidak terlibat dalam mengawal proses perhitungan suara di PPD tiap Distrik dan KPUD Boven Digoel.

Minggu (05/09) malam  sekitar pukul 11.30 WIT, para saksi  Pasangan Nomor Urut 2 (XT Songmen – Eksan Heremba), Pasangan Nomor Urut 3 (Simon Siwoya – Paulinus Wanggimop) dan Pasangan Nomor Urut 4 (Marselino Yomkondo – Edward Haurissa) diusir dari Kantor KPUD Boven Digoel. Mereka diusir secara paksa oleh Kapolsek Mandobo AKP Emanuel Trukmarop dan dua orang anggota Polisi dibantu beberapa simpatisan Pasangan Nomor Urut 1 (Yusak Yaluwo – Yesaya Merasi). Para saksi tiap pasangan calon berada disana untuk menyaksikan kotak suara yang didatangkan dari tiap distrik ke KPUD Boven Digoel.

Kapolsek Mandobo, dua orang anggota Polisi dan simpatisan Pasangan Nomor Urut 1 (Yusak Yaluwo – Yesaya Merasi) semuanya dalam keadaan mabuk berat dan menggunakan Senjata Api dan Senjata Tradisional. Mereka menenggak muniman keras di rumah Ketua KPUD Boven Digoel, Kristianus Guam, S.Sos yang memang berhadapan dengan Kantor KPUD Boven Digoel.

Untuk menghindari konflik diantara sesama anak Boven Digoel,  Sekretariat Pasangan Nomor Urut 2 (XT Songmen – Eksan Heremba), Pasangan Nomor Urut 3 (Simon Siwoya – Paulinus Wanggimop) dan Pasangan Nomor Urut 4 (Marselino Yomkondo – Edward Haurissa) masing-masing menarik kembali para saksi mereka. Saksi Pasangan SOMBA yang ditugaskan untuk menjadi saksi di KPUD berjumlah 14 Orang.

Keputusan penarikan para saksi terpaksa diambil karena selain untuk menghindari konflik berdarah, Polres Boven Digoel juga sudah tidak bisa diharapkan karena institusi yang seharusnya mengayomi masyarakat dan bertindak netral dalam Pilkada ini telah secara terbuka menyatakan dukungan mereka terhadap Pasangan Yusak Yaluwo – Yesaya Merasi.  (ka/bk)

Pos ini dipublikasikan di Laporan Pilkada dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Polisi dan Ketua KPUD Boven Digoel Usir Para Saksi

  1. avin berkata:

    menyimak hal ini polisi seharusnya sebagai kelompok yang netral,ini pertanda bahwa mulai dari kapolres sampai bawahanya tidak memahami aturan,ini birokrasi momen terpenting yang seharusnya saudara sbgai aparat mengamankan pesta rakyat ini,tidak ada aturan tu sampai polisi ikut coblos.jadilah pengayom dan jadilah kelompok yang netral,sehingga pemilu pilkada ini berjalan dengan lancar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s