Hasil Pilkada Boven Digoel Digugat ke MK

Jayapura -– Tim Gabungan tiga pasangan calon Bupati/calon Wakil Bupati Boven Digoel yang kalah dalam Pemilukada daerah tersebut, yakni Drs. Xaverius T. Songmen,MM/Eksan Heremba, Drs. Simon Siwoya/Drs Paulus Wanggimop dan Marcelino Yomkondo/Edward C. Haurissa telah menyampaikan gugatan ke KPU Kabupaten Boven Digoel terkait penetapan hasil Perhitungan Suara Pemilukada Kabupaten Boven Digoel tahun 2010-2015 oleh KPU Boven Digoel pada tanggal 9 September 2010 lalu yang memenangkan pasangan Yusak Yaluwo, SH, M.Si/ Yesaya Merasi,Ampd.

Berdasarkan rilis yang diterima Papua Pos, bahwa dalam surat gugatan No.01/TPG-SOSIMA/BODI/IX/2010 tgl 11 September 2010 tersebut, ketiga pasangan menilai pelaksanaan Pemilukada kabupaten Boven Digoel tahun 2010 cacat hukum dan sarat dengan rekayasa serta kecurangan untuk memenangkan Yusak Yaluwo, SH.M.Si/Yesaya Merasi, Ampd yang dilakukan secara sistematis oleh Ketua KPU Kabupaten Boven Digoel, Tim Sukses pasangan Yusak Yaluwo/Yesaya Merasi dan aparat pemerintah kabupaten Boven Digoel, sehingga ketiga pasangan calon yang dirugikan menyatakan menolak Hasil Pleno Perhitungan Suara dan akan melakukan gugatan secara hukum ke Mahkamah Konstitusi [MK].

Surat gugatan tersebut ditandatangani Ketua Tim Sukses ketiga pasangan masing-masing yaitu Kristianus Ayarop sebagai Ketua Tim Sukses pasangan Drs. Xaverius T.Songmen,MM/Eksan Heremba, Yoseph Wanan sebagai Ketua Tim Sukses pasangan calon Drs. Simon Siwoya/Drs Paulus Wanggimop dan Mathius Silubun sebagai Katua Tim Sukses Pasangan calon Marcelino Yomkondo/ Edward C. Haurissa.

Menurut informasi yang diterima Papua Pos, Senin [13/9], bahwa Tim Sukses gabungan ketiga pasangan calon penggugat, Minggu [12/9] sudah berangkat ke Jakarta untuk mendaftarkan ke Mahkamah Konstitusi [MK].

KPU Kabupaten Boven Digoel telah menetapkan pasangan calon pasangan Yusak Yaluwo, SH, M.Si/ Yesaya Merasi,Ampd menjadi pemenang Pemilukada kabupaten Boven Digoel. Sementara Yusak Yaluwo sejak lima bulan lalu sampai saat ini masih berada di LP Cipinang Jakarta dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] terkait kasus dugaan korupsi dana APBD pemkab Boven Dioel tahun 2006/2007 yang menurut rilis KPK senilai sekitar Rp 66 milyar dan telah ditetapkan menjadi terdakwa oleh KPK.

Saat ini terdakwa sedang menjalani sidang di Pengadilan Tipikor [Tindak Pidana Korupsi] di Jakarta. (Sumber : Papua Pos via Koran Online)

Pos ini dipublikasikan di Laporan Pilkada dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s