Pemerintah Pusat Tak Responsif Atasi Krisis Pilkada Boven Digoel

Jakarta, RMOL – Pemerintah Pusat dianggap tidak responsif dalam menangani krisis Pilkada Boven Digoel, Papua.

Pemenang kedua Pilkada Boven Digoel, Xaverius Songmen menilai jika tidak segera diselesaikan, akan menimbulkan konflik yang berkepanjangan.

“Saya minta pemerintahan pusat jangan membuat ngambang pemerintahan daerah Boven Digoel. Pasalnya, kalau terus dibiarkan maka akan menimbulkan kerawanan,” ujarnya di Jakarta (21/10).

Xaverius menambahkan hingga saat ini Boven Digoel macet total pemerintahannya. Ini karena tidak ada care taker pelaksana tugas.

Seperti diketahui, menurut jadwal, pemenang Pilkada akan dilantik akhir Oktober. Namun karena pemenangnya, Yusak Yaluwo menjadi tersangka korupsi oleh KPK, maka harus didiskualifikasi kemenangannya.

Dan sampai saat ini baik KPUD maupun pemerintah pusat masih belum mengambil tindakan apapun untuk menyelesaikan krisis ini. (Sumber : Website Rakyat Merdeka Online)

Pos ini dipublikasikan di Laporan Pilkada dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s